Yuk, temukan Cheese mu

Inget banget dapat materi ini pas training waktu masih kerja di jakarta. Lumayan mencerahkan, sampai akhirnya aq memutuskan resign dan pindah karena ‘ cheese ‘ yang lama sudah habis.

Maunya dulu tetep dikota besar krn kadung cinta gemerlap kota yang ga pernah tidur.
Namun perubahan dan kebutuhan kadang ga kenal kompromi. Mau tidak mau, suka tidak suka, perubahan selalu terjadi kan? Pas kepepet, miskin; ditawari ipar kerjaan, kuterima aja kerja di jombang, kota kecil yang toko pada tutup jam 7 /8 malem. Lha kok iya, justru disinilah aku nemu cheese ku. Cheese dengan C BESAR. Disini titik awal aku mulai menemukan tujuan dan impian yang harus dikejar, yang harus diwujudkan selagi hidup. Gaji kecil, tapi impian besar, dan satu2 bisa terwujud secara ajaib (dengan cara lurus tentunya ya).

Ketika memutuskan resign untuk urus anakpun, aku sudah memperkirakan hal ini pasti terjadi, jd tidak ada penyesalan. Itu artinya perubahan terjadi lagi, aku harus fokus pada cheese yang baru. Membesarkan dan mengasuh anak sendiri adalah pekerjaan mulia, ya kan?

Meski begitu, aku tetap punya mimpi untuk memberi sumbangsih bagi keluarga, juga memberi diriku kesempatan untuk tetap mengaktualisasi diri dan berpenghasilan meski hanya lewat rumah disambi bermain dengan buah hati. Ini cheese yang baru. Tidak mudah tentunya, aku terasa mirip seperti haw yang kuatir tapi sadar, bahwa bergerak itu lebih baik daripada hanya sibuk berpikir dan ketakutan.

Melihat hidupku sekarang, kadang aku berpikir, coba jika dulu aku tidak mau merubah hidupku…??coba kalo dulu nolak ditawari kerja, (hanya karena aku ga suka, gajinya kecil, kotanya aku ga kenal), padahal aku BUTUH ?Coba kalo cuma diam ditempat seperti Hem yang merutuki nasib yg kejam padanya.
Mungkin aku ga ada disini sekarang, ga sempat melihat dunia luar yang kuidamkan, ga bisa beli barang kesukaan, ga bisa membantu membiayai saudara (dan saudara), dan ga bisa sedikit nyimpen2 untuk investasi masa tua..

Ternyata dari pengalaman masa lalu itu ada pelajaran penting yg dipetik. Asal bergerak dan fokus, hanya masalah waktu untuk sampai pada cheese station yang baru. Aku sudah berkali- kali membuktikannya dan akan terbukti juga nantinya seperti yang kemarin2.

Perubahan itu abadi sepanjang kita hidup, dan dia ga akan nawar nunggu kita siap. Jadi, siapkan diri yaa.. Kalo ada peluang didepan, ambillah dulu dan bergeraklah. Siapa tahu, justru itulah jalan menemukan cheese mu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s