Dalam kelemahan kita,kuasa-Nya sempurna

*Dia bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan.*

Sejak kecil saya menggemari komik,film dan majalah. Dari media itu pula saya mengenal satu sosok wanita legendaris yang menginspirasi dunia. Saat itulah saat dimana saya mengagumi seorang legendaris bernama Helen Keller.

Helen ini, sejak usia belum genap dua tahun,mendapat serangan penyakit yang membuat dirinya mengalami kebutaan dan tuli. Dengan kedua keterbatasan tersebut, Helen tumbuh menjadi anak tanpa aturan dan pengertian.
Bisa dimaklumi mengingat ia tidak bisa mengekspresikan keinginannya karena ia tidak bisa berbicara.

Ia juga tak mampu mengetahui mana yang seharusnya dilakukan karena ia tak bisa mengenali suara atau perintah.

Ia hidup dalam dunia yang seolah tak terjangkau. Dunia yang sepi tanpa suara, dunia yang gelap tanpa cahaya, dan dunia tanpa kata-kata. Bisa dibayangkan bagi kita manusia biasa, adalah hal yang sungguh mustahil untuk mendidiknya menjadi perempuan terpelajar.

Namun, toh apa yang dibayangkan manusia dengan pikirannya yang terbatas kadangkala mengecilkan kuasa Tuhan. Apa yang mustahil bagi manusia, mungkin bagi Tuhan.

Saat usia 7 tahun, hidup Helen semakin liar, sampai saat orang tuanya membawa Anna Sullivan dalam kehidupannya. Dengan usaha keras, Anna akhirnya mampu mengenalkan Helen pada dunia dengan pengertian dan ilmu.

Helen akhirnya mampu mengenal huruf, berbicara,mampu mempelajari beberapa macam bahasa, masuk keperguruan tinggi selama 4 tahun dan lulus dengan predikat magna cum laude. Helen juga menulis beberapa buku, aktif menginspirasi ribuan orang dan menghasilkan banyak donasi untuk penderita buta tuli seperti dirinya.Prestasi yang luar biasa,bahkan untuk manusia tanpa keterbatasan fisik.

Dengan pencapaian yang telah Helen lewati, tidak salah kalau kita punya kekaguman terhadap seorang Helen. Namun perlu dicermati, tanpa kegigihan seorang Sullivan, Helen pun tak akan mampu belajar banyak hal.

Jika kita percaya Tuhan selalu ada dalam setiap hari kita, maka tak dapat dikatakan bahwa segala sesuatu adalah kebetulan. Segala sesuatu terjadi atas sepengetahuan-Nya,dan atas ijin-Nya pula. Justru karena keterbatasan fisik yang Helen miliki, kita menjadi takjub akan apa yang mampu ia lakukan. Jika begitu halnya, dapatkah kita katakan bahwa Tuhan menjadikan Helen tanpa suatu maksud?
Adilkah kalau kita mengatakan bahwa Tuhan bekerja asal-asalan dalam ciptaan-Nya?
Benarkah, Tuhan menciptakan keburukan untuk membuat manusia menderita?

Tuhan adalah Kasih. Ia menciptakan kita masing-masing sempurna. Apa yang diihat manusia, tidaklah sama dengan rancangan Tuhan. Kita manusia sering menganggap cacat fisik merupakan kelemahan, namun Tuhan mengingatkan kita dengan hadirnya pribadi-pribadi luar biasa, meski dilahirkan dengan keterbatasan (sekali lagi, keterbatasan menurut ukuran manusia).

Jika melihat kisah Helen, saya seolah diingatkan bahwa sesuatu yang nampak buruk, lemah dan jelek seringkali justru adalah Berkat. bahwa dalam apa yang nampak sebagai ketidak beruntungan, justru memunculkan harapan. Dalam derita, terkandung sukacita. Dalam setiap masalah, ada penyelesaian. Jadi, jangan patah arang, manakala keterbatasan dan kesusahan sedang berpihak kepada kita. Tuhan Maha melihat.

Saat kita jatuh dalam kelemahan, apapun itu, janganlah berhenti berharap. Yakinlah ada rancangan besar telah dipersiapkan untuk kita. Karena rancanganNya adalah damai sejahtera,bukan rancangan kecelakaan. dan Tuhan akan mengirimkan Sullivan-Sullivan lain dalam hidup kita. Kita hanya perlu menyambut uluran kasih-Nya dan mengijinkan-Nya bekerja dalam diri kita. Sekali lagi, tentu saja, agar kuasa-Nya nyata dan sempurna dalam kelemahan kita.

Pax Christi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s