Filipina dan Kecantikan St. Agustin – part 1

Perjalanan kali ini mengunjungi negara bekas jajahan Spanyol, Filipina. Tujuan perjalanan kali ini hanya untuk memuaskan keingintahuan tentang kuliner dan menikmati cantiknya gereja-gereja tua dinegara yang katanya mayoritas penduduknya beragama Katholik itu.

Berbicara soal agama, meski filipina dikatakan merupakan negara mayoritas Katolik, herannya saya malah bertemu beberapa penduduk lokal dari aliran Baptis. Bahkan teman saya tersebut menceritakan bahwa saat ini, tidak banyak pemuda datang ke gereja, dan Gereja-gereja tersebut mulai terlihat kosong karena berkurangnya umat.

Terlepas dari itu semua, saya terdiam haru manakala memasuki Gereja St. Agustin di daerah Intramuros-Manila. Gereja itu begitu Anggun dengan segala kemegahannya. Tampak luar, terlihat hanya seperti benteng tua biasa, begitu memasuki bagian dalam gereja, saya terhanyut oleh keindahannya, dan keheningannya yang mententramkan. Saat itu Jumat pertama, nampak beberapa umat datang berdoa, sebelum misa dimulai. Bahkan saat lonceng dibunyikan, saya tidak melihat banyak umat yang datang. Sungguh sedih, bahwa saat ini gereja didatangi hanya untuk mengakomodir kebutuhan manusia. Bukan berfokus pada kehendak Tuhan.

Mungkinkah Filipina saat ini hanya menjual simbol, tanpa sungguh hidup didalamnya? Ah, meski banyak manusia termasuk saya yang kadang hanya beribadah tanpa sungguh menjalankannya selain hanya kewajiban, tetap saja, ada sedih dihati manakala kewajiban malahan sudah menjadi bukan kewajiban lagi.Image

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s